Hati-Hati Air Ketuban Merembes Tanpa Disadari

Hati-hati air ketuban merembes tanpa disadari, Seringkali wanita hamil tidak menyadari bahaya yang ditimbulkan akibat kekurangan.

Berjumpa kembali di salah satu situs resmi milik alfian herbal, kami merupakan agen resmi pusat penjualan obat herbal produk green world yang berada di kota Tasikmalaya tepatnya. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai seputar kesehatan yang meliputi hati-hati air ketubaan merembes tanpa disadari.

Air ketuban (air amnion) merupakan media peluang bagi janin yang berada dalam kantung rahim. Cairan ini yang memungkinkan bebas bergerak dan dan terlindungi dari bakteri yang berasal dari luat tubuh ibu. Kondisi cairan ini sangat mempengaruhi perkembangan janin. Air ketuban yang sehat dan cukup akan membuat pertumbuhan janin sesuai dengan tahapan usia dan siap dilahirkan pada waktunya.

Kadang kala, berkurangnya ait ketuban tidak disadari oleh calon ibu yang tengah mengandung akibat ketidaktahuannya. Padahal berkurangnya air ketuban bisa mengakibatkan kelahiran prematur atau masuknya bakteri kedalam kantung rahin dan menyebabkan infeksi.

ciri-ciri-hamil-anak-laki-laki-oleh-hamil-segiempat-hati

Mengapa air ketuban bisa berkurang atau merembes?

Biasanya air ketuban merembes karena adanya bagian selaput ketuban yang robek. Hal ini dapat diakibatkan oleh trauma ataupun terjadi secaraa spontan. Dalam beberapa kasus, guncangan yang timbul oleh batuk yang dialami calon ibu pada trisemester terakhir dapat menyebabkan keluarnya air ketuban tanpa diketahui.

Seringkali calon ibu salah sangka dan menganggap air ketuban yang merembes sebagai urin, yang keluar akibat tekanan yang terjadi pada keuntungan kemih sang ibu.
Untuk menghidari peristiwa fatal akibat berkurangnya air ketuban, ada baiknya kita mengetahui perbedaan antara ait ketuban dan urin.

Cara membedakan Air Ketuban Dan Urin

  • Gunakan pembalut yang bersih

Bila anda sering merasakan adanya cairan yang keluar melalui vagina, baik saat tubuh anda terguncang akibat batuk, trauma  ataupun cairan yaqng keluar secara spontan, gunakanlah pembalut yang bersih untuk menampung cairan tersebut.

  • Amati

Amatilah dengan seksama cairan yang terdapat pada pembalut tersebut. Satu hal yang harus anda ketahui, bahwa air ketuban biasanya tidak berwarna serta tidak berbau.

  • Lakukan tes keasaman

Gunakan kertas lakmus untuk mengetahui keasaman yang terkandung dalam cairan tersebut dengan menempelkan kertas tersebut pada pembalut.
Bila cairan tersebut menyebabkan kertas lakmus berubah menjadi biru, itu menandakan cairan tersebut adalah air ketuban.

Sedangkan bila kertas lakmus tetap berwarna merah, itu menandakan tidak adanya kandungan asam dalam cairan tersebut, dan cairan tersebut merupakan air seni.

  • Periksakan diri sesegera mungkin

Keluarnya air ketuba, baik pada saat hamil muda maupun hamil tua akan berdampak pada kehamilan yang anda jalani.
Bila itu ketuban itu merembes pada usia kehamilan yang jauh dari waktu kelahitan normal, hal itu bisa mengakibatkan kelahiran prematur, sehingga anda harus mewaspadainya dengan melakukan konsultasi dengan dokter kandungan.

Sedangkan bila air ketuban itu keluar pada  trisemster terakhir, biasanya hal itu manandakan bahwa anda akan segera menjalani prose persalinan.

Simak terus situs http://alfianherbal.com untuk mendapatkan infroamasi menarik dan bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat.

Hati-Hati Air Ketuban Merembes Tanpa Disadari

Leave a Comment

Your email address will not be published.