Penyakit Yang Biasa Mengganggu Saat Bulan Puasa

Jika kita menjalankan puasa dengan cara yang tidak sehat, maka beberapa Penyakit Yang Biasa Mengganggu Saat Bulan Puasa berikut ini akan timbul ketika kita melaksanakan ibadah puasa ramadhan.

Selamat datang di salah satu website Alfian Herbal, kami merupakan pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya yang menyediakan berbagai suplemen dan vitamin berkhasiat yang terbuat dari bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia. Kami menjualan barang asli 100% bukan barang tiruan, karena kami merupakan distributor resmi Green World Global.

Penyakit Yang Biasa Mengganggu Saat Bulan Puasa

Penyakit Yang Biasa Mengganggu Saat Bulan Puasa

Penyakit Yang Biasa Mengganggu Saat Bulan Puasa — Berpuasa merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap umat muslim di seluruh dunia. Selain itu, puasa juga merupakan salah satu bentuk terapi untuk kesehatan. Beberapa penelitian memang berhasil membuktikan bahwa puasa bermanfaat menyehatkan bagi mereka yang melaksanakannya. Bahkan penelitian terbaru menyatakan, puasa bisa meningkatkan sistem imun pada pasien kanker.

Tapi, faktanya tak jarang pula beberapa individu mengalami beberapa gangguan kesehatan saat berpuasa. Untuk menjalankan ibadah puasa yang sehat, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah mengatur menu makan sehat untuk sahur dan berbuka puasa, karena di saat itulah tubuh akan mendapatkan asupan makanan untuk mencukupi kebutuhan kalorinya.

Berikut gangguan penyakit yang biasa muncul saat puasa

  • Gangguan Pencernaan

Penyebabnya, makan berlebihan. Terlalu banyak makanan goreng, berlemak, dan pedas, misalnya telur, kubis, dan kacang. Minuman berkarbonasi seperti soda juga menghasilkan gas. Oleh karena itu, jangan makan berlebihan dan minum jus buah. Hindari pula makan makanan yang digoreng.

  • Konstipasi atau Sembelit

Konstipasi atau sembelit bisa menyebabkan wasir dan gangguan pencernaan dengan perasaan kembung. Penyebabnya adalah karena terlalu banyak makanan olahan, kekurangan cairan, dan tak cukup serat. Untuk mencegah konstipas atau sembelit saat puasa, hindari makanan olahan yang berlebihan dan tingkatkan asupan air.

  • Maag

Maag terjadi karena gangguan asam lambung akibat tak adanya asupan makanan selama sekitar 14 jam. Gejalanya ditandai dengan sakit pada ulu hati, mual, dan pusing.

Untuk mencegah maag saat puasa Ramadhan, perbanyak konsumsi makanan mengandung serat saat sahur, sehingga pengosongan lambung berjalan lebih lambat. Kombinasikan dengan karbohidrat kompleks untuk menjaga kecukupan kadar glukosa dalam tubuh. Dan yang penting, jangan menunda waktu berbuka puasa.

  • Gula Darah Rendah

Lesu, pening, mudah lelah, konsentrasi buruk, mudah berkeringat, merasa goncang (tremor), tak dapat melakukan aktivitas fisik, sakit kepala, adalah gejala gejala yang sering dijumpai pada penderita gula darah rendah. Untuk penderita yang bukan termasuk penderita diabetes, gejala ini disebabkan karena memiliki terlalu banyak gula, misalnya terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat saat sahur. Karena tubuh menghasilkan banyak insulin, dan membuat glukosa darah menurun, yang membuat tubuh lemas.

Untuk mencegah mengalami gangguan gula darah rendah, kurangi makanan yang manis-manis saat sahur. Untuk penderita diabetes (kencing manis), dianjurkan berkonsultas dengan dokter mereka untuk menjalani puasa.

  • Tekanan Darah Rendah

Keringat berlebihan, lemas, lesu, kurang tenaga, pusing (terutama saat bangkit dari tempat duduk), muka pucat dan serasa akan pingsan adalah gejala tekanan darah rendah. Gejala itu umumnya muncul di sore hari.

Untuk mengatasinya, tambahkan porsi minuman dan garam di malam hari dan perbanyak istirahat di sore hari. Bila tekanan darah tetap juga rendah, konsultasi dengan dokter.

  • Sakit kepala

Sakit kepala ketika sedang berpuasa ini biasanya terjadi pada orang yang kurang tidur, perokok, dan penggemar kopi. Kurangnya asupan kafein dan nikotin yang biasa diperoleh di siang hari bisa menyebabkan pusing. Untuk mengatasinya, kurangi asupan kafein dan tembakau secara perlahan satu atau dua minggu sebelum Ramadhan. Penuhi juga kebutuhan tidur Anda sekalipun mesti bersahur.

  • Hipoglikemia

Hipoglikemia adalah penyakit akibat turunnya kadar glukosa dalam darah hingga di bawah tingat normal. Gejalanya: cemas, gemetar, berdebar-debar, lemas, keringat berlebih, bingung, kesulitan bicara, dan penglihatan kabur.

Untuk mencegah hipoglikemia, bisa dilakukan dengan memperbanyak konsumsi sumber gula alami yang bersifat kompleks, seperti buah-buahan segar. Perbanyak juga asupan air putih dan kurangi asupan garam dalam makanan.

  • Kurang Konsentrasi dan Mengantuk

Kurangnya konsentrasi biasanya disebabkan oleh kurangnya konsumsi mineral dan serat yang cukup. Keseringan begadang juga akan menambah buruk keadaan. Untuk mengatasinya, konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A dan C serta perbanyak minum air putih. Sediakan waktu juga untuk sekedar istirahat atau tidur.

  • Kram otot (kejang otot)

Biasanya disebabkan karena tubuh kelelahan, kurang konsumsi kalsium, magnesium, dan kalium. Untuk mencegahnya, biasakanlah mengkonsumsi makanan yang kaya akan kalsium, magnesium dan kalium, yang biasanya terdapat pada produk susu, daging, buah-buahan serta sayuran.

  • Batu Ginjal

Batu ginjal umumnya terjadi pada orang yang kurang minum, oleh karena itu untuk penderita bantu ginjal, disarankan perbanyak minum air putih saat berbuka dan sahur untuk mencegah pembentukan batu ginjal. Selain itu, banyak minum saat berbuka dan sahur juga bisa mencegah dehidrasi muncul saat melaksanakan ibadah puasa karena banyaknya aktivitas yang dilakukan atau melakukan pekerjaan yang membuat keluar banyak keringat.

  • Radang Tenggorokan

Gorengan sering dipilih banyak orang yang berpuasa sebagai cemilan ketika waktu berbuka tiba. Menurut Pakar Gizi Rumah Sakit Pusat Pertamina, dr. Titi Sekarindah, MS, SpGK, boleh saja orang yang berpuasa memilih gorengan sebagai cemilan ketika waktu berbuka puasa tiba, asalkan tidak terlalu banyak, 1 buah saja cukup.

Pasalnya, apabila terlalu banyak mengkonsumsi gorengan ketika berbuka, akan merangsang tenggorokan menjadi sensitif, yang berujung pada radang tenggorokan.

Itulah Penyakit Yang Biasa Mengganggu Saat Bulan Puasa. Semoga informasi yang disampaikan dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan, juga membuat anda semakin berhati-hati dalam mengatur dan memilih menu makanan sehat di bulan puasa.

Terus Kunjungi situs http://alfianherbal.com untuk update informasi penting dan menarik seputar kesehatan.

Penyakit Yang Biasa Mengganggu Saat Bulan Puasa

Leave a Comment

Your email address will not be published.