Tanda-Tanda Dan Gejala Kehamilan Palsu (Pseudocyesis)

sudah pernah mendengar tentang kehamilan palsu? Banyak wanita yang merasakan mual dan lelah yang luar biasa, kemudian mengartikan itu sebagai pertanda kehamilan. Untuk itu kenali Tanda-Tanda Dan Gejala Kehamilan Palsu (Pseudocyesis)

Selamat datang di salah satu website Alfian Herbal, kami merupakan pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya yang menyediakan berbagai suplemen dan vitamin berkhasiat yang terbuat dari bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia. Kami menjualan barang asli 100% bukan barang tiruan, karena kami merupakan distributor resmi Green World Global.

Tanda-Tanda Dan Gejala Kehamilan Palsu (Pseudocyesis)

Tanda-Tanda Dan Gejala Kehamilan Palsu (Pseudocyesis)

Tanda-Tanda Dan Gejala Kehamilan Palsu (Pseudocyesis) — Kehamilan biasanya adalah suatu yang membahagiakan bagi calon orang tua.Tetapi, ternyata “kehamilan” tidak selalu berakhir dengan persalinan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, seorang wanita bisa merasa, bahkan benar-benar percaya bahwa dirinya sedang hamil, namun ternyata “tanda-tanda kehamilan” yang dialaminya bukanlah gejala kehamilan, melainkan karena sesuatu yang lain.

Kehamilan palsu atau disebut medis pseudocyesis adalah dimana seorang wanita sebenarnya tidak hamil tetapi mearasa bahwa dia hamil.

Kondisi ini terjadi pada 1 hingga 6 setiap 22.00 wanita. Dalam kasus yang jarang terjadi, bahkan pria pula merasakan gejala kehamilan palsu.

Beberapa pria mengalami fenomena serupa yang dikenal sebagai Couvade. Mereka akan merasakan banyak gejala yang sama seperti wanita hamil, termasuk diantaranya kenaikan berat badan, mual dan sakit punggung.

Penyebab Hamil Palsu (Pseudocyesis)

Baru-baru ini, dokter mulai memahami bahwa masalah psikologis dan fisik merupakan akar dari pseudocyesis. Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, dokter menduga bahwa faktor psikologis mungkin mengelabui tubuh untuk “berpikir” bahwa kehamilan memang terjadi.

Ketika seorang wanita merasakan keinginan atau bahkan ketakutan yang kuat akan kehamilan, maka otak wanita tersebut salah menginterpretasikan sinyal sebagai kehamilan, dan memicu pelepasan hormon, seperti estrogen dan prolaktin, yang dapat menyebabkan gejala kehamilan yang sebenarnya. Beberapa peneliti telah menyatakan bahwa kemiskinan, kurangnya pendidikan, pelecehan seksual, atau masalah hubungan mungkin memainkan peran dalam memicu hamil palsu.

Gejala Kehamilan Palsu (Pseudocyesis)

Pseudocyesis sering menyerupai kehamilan yang sesungguhnya, dalam segala hal, kecuali kehadiran jabang bayi. Pada semua kasus pseudocyesis yang terjadi, wanita benar-benar yakin bahwa ia hamil. Secara fisik, gejala yang paling umum adalah perut yang buncit, mirip seperti sedang mengandung bayi. Perut dapat mulai membesar seperti halnya kehamilan ketika bayi mulai tumbuh dan berkembang. Selama hamil palsu, pembesaran perut ini bukan disebabkan oleh adanya bayi, melainkan disebabkan oleh penumpukan:

  • Gas
  • Lemak
  • Kotoran
  • Air seni

Ketidakteraturan siklus menstruasi wanita adalah gejala fisik kedua yang paling umum. Sekitar setengah dari wanita yang mengalami hamil palsu melaporkan adanya perasaan bayi bergerak. Banyak dari mereka juga mengatakan bahwa ada juga perasaan bayi menendang, meskipun pada kenyataannya tidak pernah ada bayi di sana. Gejala lain yang dapat terjadi pada kehamilan palsu mirip dengan gejala hamil yang sebenarnya, yaitu:

  • Morning sickness dan muntah
  • Payudara nyeri
  • Perubahan payudara (termasuk ukuran dan pigmentasi)
  • Laktasi, payudara mengeluarkan air susu
  • Berat badan naik
  • Pusar mencuat keluar
  • Nafsu makan meningkat
  • Pembesaran uterus
  • Pelunakan serviks

Gejala ini sangat menyerupai keadaan wanita yang benar-benar hamil, sehingga dokter terkadang dapat tertipu.

pengobatan untuk kondisi kehamilan palsu

Sebenarnya, menunjukkan bukti bahwa seorang wanita benar-benar tidak hamil, melalui teknik penggambaran seperti USG, adalah cara yang paling sukses untuk membuat hamil palsu ini berakhir. Hamil palsu tidak dianggap sebagai masalah fisik, melainkan psikologis, sehingga tidak ada rekomendasi umum untuk mengatasinya dengan obat-obatan. Tetapi, jika seorang wanita mengalami gejala seperti menstruasi tidak teratur, obat dapat diresepkan.

Hamil palsu nampaknya berlangsung pada wanita yang mengalami ketidakstabilan psikologis. Untuk itu, mereka harus dirawat dengan seorang psikoterapis untuk pengobatan.

Demikian informasi mengenai Kehamilan palsu yang meliputi penyebab, Tanda-Tanda Dan Gejala Kehamilan Palsu (Pseudocyesis) serta pengobatannya. Terima kasih telah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Terus kunjungi situs http://alfianherbal.com untuk update informasi mengenai kesehatan lainnya.

Tanda-Tanda Dan Gejala Kehamilan Palsu (Pseudocyesis)

Leave a Comment

Your email address will not be published.